Adikku sangat tidak menghormati aku, sangat tidak perduli jika tidak perlu dan sangat menyebalkan kalau dimintakan tolong. Entah kenapa adikku menjadi seperti itu, memanggil kakak sendiri dengan nama dan menganggap aku adalah beban keluarga yang seharusnya tidak dilahirkan.
Yang sangat menyebalkan, bila adikku butuh bantuan mereka bisa manis dan mau menurut apa saja yang aku minta, tapi bila sudah selesai urusannya muncul sifat asli mereka. Tidak mau disuruh, barang mereka milik mereka dan tidak boleh disentuh oleh siapapun, tidak mau mendengar nasehat dan bla bla. Kesal sekali diriku diperlakukan seperti itu, sudah tidak dianggap kakak diriku ini, hanya dianggap kakak bila mereka butuh bantuan, sesudahnya dibuang begitu saja seperti sampah.
Bila saja mereka tahu yang kurasakan dan juga mencoba merasakan jadi diriku, mungkin mereka akan tahu bagaimana susahnya jadi seorang kakak. Bila seorang adik salah, maka kakak yang akan duluan disalahkan, bukan si adik. Jadi apapun yang kulakukan untuk membuktikan diriku benar akan sia-sia, sungguh menyebalkan dan membuat stress, apa ini rumah keluargaku?
Yang sangat menyebalkan, bila adikku butuh bantuan mereka bisa manis dan mau menurut apa saja yang aku minta, tapi bila sudah selesai urusannya muncul sifat asli mereka. Tidak mau disuruh, barang mereka milik mereka dan tidak boleh disentuh oleh siapapun, tidak mau mendengar nasehat dan bla bla. Kesal sekali diriku diperlakukan seperti itu, sudah tidak dianggap kakak diriku ini, hanya dianggap kakak bila mereka butuh bantuan, sesudahnya dibuang begitu saja seperti sampah.
Bila saja mereka tahu yang kurasakan dan juga mencoba merasakan jadi diriku, mungkin mereka akan tahu bagaimana susahnya jadi seorang kakak. Bila seorang adik salah, maka kakak yang akan duluan disalahkan, bukan si adik. Jadi apapun yang kulakukan untuk membuktikan diriku benar akan sia-sia, sungguh menyebalkan dan membuat stress, apa ini rumah keluargaku?
No comments:
Post a Comment